Jumat, 25 Januari 2019

Puisi




MALAIKAT PEMBAWA CINTA


Saat malam-malam geming
Juga pagi yang gigil merindu
Semua cerita terbawa riang
Pada senja yang meronah

Reba disana dengan berkeluh
Sekeping hati runduk terkulai
Resah pun mengiba mencari 
Tiada jua penghibur jiwa sepi

Doa-doa terlafal dengan sujud
Pinta pada ilahi tuk menuaikan
Sesosok kekasih yang sepadang
Terpanjang waktu di rengkuhnya

Ribaan kian terasa direlung waktu
Sesaat tawamu ketuk pintu hati
pada ujung sepi meliputi sunyi
engkau malekat pembawa cinta

tulisan copy penggemar rahasia

puisi



KUPU-KUPU PEMBERI RASA


Sayap-sayap cinta menggepak
Arungi semesta hati penuh rasa
Anggap di ranting khalbu seketika
Menyelinap rindu yang tiada

Oh juwita pemberi rasa kagum
Binar warna kemilaumu suntuk
Dalamnya tebar pesona tawamu
Aku kehilangan kamus diksinya

Tak mungkin tereja kata lagi
kala kecipak aroma cintamu
Kening rundung memberi rasa
Tebarannya memang penuh arti

Rentang jarak kurassakan asa
Walau raga tak mampu direngkuh
Namun daya doa selalu terlafal
Riak aroma cinta untuk terselip


Tulisan Copy dari penggemar rahasia